Yayasan Asma Indonesia

 

SEJARAH :

Yayasan Asma Indonesia dikukuhkan pendiriannya pada tanggal 26 Februari 1986 di Kediaman Ibu H.M. Munawir Sjadzali dan dihadapan Notaris DR. H.E. Gewang SH. Dengan dewan pendiri terdiri dari: Surjati Roesmin Nurjadin, H. Murni Munawir Sjadzali, Anna Soenjoto, Cicie Suryo Sulisto, H. Ingrid Rarasati Djoemardi Djoekardi, Dr. Hadiarto Mengunnegoro,DSP, Dr. H. Anwar Jusuf,DSP, Dr. Nirwan Arief,DSP, Soeparto. Saat ini Yayasan Indonesia yang berpusat di DKI Jakarta telah memiliki 15 cabang/wilayah kerja di Indonesia yaitu D.I. Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I.Yogyakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

KEGIATAN RUTIN:

  • Kegiatan informasi dan edukasi Pusat Informasi Asma 
  • Kegiatan Sosial : Daerah binaan, pasien asuh dan Apotik Asma  
  • Kegiatan Organisasi : hari ulang tahun yayasan, hari asma sedunia, dll  
  • Kegiatan lainnya

Pusat Informasi Asma (PIA)

 

Pusat informasi asma (PIA) adalah salah satu bidang pelayanan dari Yayasan Asma Indonesia. Pendirian PIA bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai semua hal berkaitan dengan penyakit asma kepada masyarakat luas mencakup segi medis/ilmiah popular, aspek sosial, budaya dan ekonomi dengan wilayah kerja nasional. Peningkatan pengetahuan penderita asma dan keluarga serta masyarakat tentang asma merupakan pendukung yang penting dalam tahap pengobatan asma.

KEGIATAN

  • Hotline service: Layanan telepon 24 jam, telepon (021) 4894444.
  • Website: www.infoasma.org
  • Klinik Konseling Asma Buka setiap hari Senin–Jumat jam 09.00-15.00, untuk informasi hubungi PIA telpon: 4723256  
  • Perpustakaan Asma :
    Menyediakan bermacam-macam buku, majalah, bulletin dan artikel yang khusus berkaitan dengan Penyakit asma untuk umum dan kalangan medis.   Penerbitan bahan-bahan informasi dan komunikasi 
  • Pelatihan edukasi Asma:
    Secara berkala melakukan pelatihan “PENGELOLAHAN ASMA dengan PELANGI ASMA” untuk penderita dan keluarganya.